Tipe Data dan Operator



Tipe Data dan Operator
Tipe Data dan Operator
Sebuah bahasa pemrograman tidak terlepas pada Tipe Data, karena memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk menyatakan jenis nilai yang dimiliki oleh sebuah variabel. Selain itu, bahasa pemrograman juga membutuhkan Variabel yang berfungsi untuk menyimpan nilai baik itu huruf, karakter atau angka dan Operator yang biasanya di identikan dengan perhitungan yang bermain pada angka di tipe data integer atau yang memiliki nilai angka bulat.
Pengertian Tipe Data
Tipe data adalah himpunan nilai yang dapat dimiliki oleh sebuah data. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat dimiliki sebuah data atau tidak, serta operasi apa yang dapat dilakukan pada data tersebut. Contoh tipe data dalam dunia nyata adalah bilangan bulat. Jika sebuah data, misalnya umur harus berupa bilangan bulat maka dapat dipastikan bahwa 25, 13, 7 dapat menjadi nilai umur, sedangkan angka yang menggunakan koma seperti 7.5, 19.655 bukan merupakan contoh dari nilai umur.
Tipe Data terbagi menjadi 3:
1.      Tipe data numerik.
2.      Tipe data karakter.
3.     Tipe data logika.
Tipe data Numerik
Tipe data numerik adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan bulat, mulai bilangan positif, negatif atau keduanya.
Contoh dari tipe data numerik ini adalah :
1.      Int
Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.
2.     Long  
Tipe ini digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int.
      Dapat langsung diinialisasi.
      Pendeklarasian : <int> <nama_variabel>
      Contoh : int angka;
Tipe Data Karakter
Merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan karakter berupa kata(string), karakter.
Contoh tipe data karakter :
1.     String
String adalah tipe data dasar yang berupa kumpulan karakter dengan panjang tertentu. Meskipun berupa kumpulan karakter, karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman string dianggap sebagai tipe data dasar. Untuk penyimpanan string didalam memori, dibutuhkan 1 byte untuk tiap karakternya. Serupa dengan penulisan karakter, penulisan sebuah string juga harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda. String juga mengenal null yang dituliskan dengan "".
Contoh string:
  • "BANDUNG"
  • "Politeknik Telkom Bandung"
  • "ABC3456"
  • "Lucu"
  • "30202001"
  • "z"

Perhatikan bahwa sebuah karakter tunggal ("z") juga merupakan string.
2.     Char
Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori. Dalam sebuah program, penulisan tipe data char diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ganda. Selain itu, terdapat sebuah karakter kosong yang disebut dengan null atau nil dan dituliskan sebagai "".
Contoh char:
  • "5"
  • "A"
  • "?"
  • "+"
  • "$"
Perhatikan bahwa 5 adalah integer sedangkan "5" adalah char.
  1. Dapat langsung diinisialisasi.
  2. Pendeklarasian sama dengan tipe data numerik

Tipe Data Boolean (bilangan logika)



      Merupakan bentuk ekspresi dari perbandingan atau Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah kemungkinan nilai, direpresentasikan sebagai Benar dan Salah, atau True dan False, atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0. Tipe data ini dapat digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu, dimana program harus memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.
       Tipe data boolean ditulis dengan bool
      Tipe data ini hanya bernilai True (1) atau False (0)
      Secara default bernilai 1


Tipe data ini paling sering digunakan untuk range yang memiliki dua buah nilai:
  • Lulus - tidak lulus.
  • Member - bukan member.
Tipe Data Primitif
      Merupakan tipe data yang telah tersedia pada library/file header tertentu, misalnya : int, char, string, dll.
      Pendeklarasian: <tipe_data> <nama_variabel>;
      Contoh : int nama;
Tipe Data Modifier
      Merupakan tipe data yang dapat memanipulasi tipe data primitif dalam hal rentang dan ukuran memori yang digunakan.
      Macam-macam tipe data modifier:
  1. Signed : Memungkinkan bilangan yang tersimpan menjadi postif dan negatif.
  2. Unsigned : Memungkinkan bilangan yang tersimpan menjadi positif saja.
  3. Short : Untuk mengecilkan jumlah memori yang digunakan.
  4. Long : Untuk membesarkan memori yang digunakan.


Tabel Tipe Data

Do’s and Don’ts (Tipe Data dan Variabel)
      Do’s
      Gunakan nama variabel yang mudah dimengerti.
      Nama variabel diawali dengan huruf
      Nama variabel case sensitive.
Bijaklah dalam menggunakan tipe data!
      Don’ts
      Menggunakan spasi pada nama variabel.
      Menggunakan simbol (%, $, dll) pada awal nama variabel.

      Enumerasi

      Digunakan untuk menyatakan suatu data yang telah diketahui  dan jumlahnya tidak banyak.
      Contoh penggunaannya: Nama hari, nama bulan, jenis kelamin.
      Contoh deklarasi :
 public enum jk{
     laki_laki, perempuan
 }
      Contoh pemanggilan :
public static void main(String[] args) {
      System.out.println(jk.laki_laki);
}

Operator
      Merupakan simbol-simbol khusus yang digunakan untuk melakukan operasi aritmatika maupun perbandingan atau pengendali operasi yang akan dilakukan pada beberapa operan sehingga membentuk sebuah ekspresi. Secara umum, dalam sebuah ekspresi terdapat sebuah operator yang diapit dua operan.
      Beberapa operator yang sering digunakan:
1.      Assignment Operators
2.      Arithmetic Operators
3.      Compound Assignment
4.      Increment atau decrement
5.      Relational and Comparation Operators
Logical Operators
Contohnya pada ekspresi:
x + y
x dan y adalah operan, sedangkan
"+" adalah operatornya
Assignment Operators
      Berfungsi untuk memberikan nilai pada sebuah variabel.
      Disimbolkan dengan tanda =
      Contoh penggunaan string nama = “Hendra”;
Arithmetic Operators
      Digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.
      Disimbolkan dengan * (kali), / (bagi), + (penjumlahan), - (pengurangan).
      Contoh penggunaan:
int hasil;
int angka_1 = 0;
int angka_2 = 3;
hasil = angka_1 + angka_2;

Compound Assignment (CA)
      Berfungsi untuk melakukan modifikasi terhadap nilai dari suatu variabel tanpa harus mendeklarasikan nilai variabel kedua.
      Tabel CA

Increment atau Decrement
      Berfungsi untuk meningkatkan atau mengurangi nilai dalam variabel.
      Biasa digunakan dalam perulangan.
      Pendeklarasian :
  1. <variabel>++ , <variabel>--  (Post-increment)
  2. --<variabel> , ++<variabel> (Pre-increment)
Pre-increment akan menambahkan nilai 1 sebelum operasi lain dijalankan, maka Post-increment akan menambahkan 1 nilai sesudah proses lain dijalankan.
Contoh : angka++; à artinya = angka + 1
Relational and Comparation Operators
      Digunakan untuk membandingkan kondisi nilai dari variabel.

      Tabel 
Logical Operators
      Operator yang digunakan untuk membandingkan 2 nilai variabel atau lebih



      Tabel
Contoh penggunaan :
( (5 == 5) && (3 > 6) ) // Hasil = false, karena ( true && false )
( (5 == 5) || (3 > 6) ) // Hasil = true, karena ( true || false )









Comments